Minggu, 09 Februari 2014

THYRISTOR


Penyearah terkendali silikon
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/5e/Scr01.gif
Pada gambar terlihat SCR dengan anode pada kaki yang berulir, Gerbang gate pada kaki yang pendek, sedangkan katode pada kaki yang panjang
SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier. Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR sering disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda.
Logo pada skema elektronik untuk SCR:
Scrlogo02.jpg

Guna SCR:
  • Sebagai rangkaian Saklar (switch control)
  • Sebagai rangkaian pengendali (remote control)
Diagram dan skema SCR:
Scrdiagram01.jpg

Ada tiga kelompok besar untuk semikonduktor ini yang sama-sama dapat berfungsi sebagai Saklar (Switching) pada tegangan 120 volt sampai 240 volt. Ketiga kelompok tersebut adalah SCR ini sendiri, DIAC dan TRIAC.
DIAC
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/2/20/Diac04.jpg
DIAC
DIAC merupakan salah satu jenis diode SCR, namun memiliki dua terminal (elektrode) saja, berbeda dengan "saudaranya" yang memiliki tiga terminal, TRIAC.
Simbol DIAC pada skema elektronik:
Diac-logo.gif

Gambar diagram dibawah memperlihatkan struktur dalam pada DIAC.
Diac02.gif
Pada diagram menunjukkan ada lima lapisan dalam DIAC, memiliki dua terminal yaitu terminal 1 (T1) and terminal 2 (T2).
Diac03.jpg

Pada gambar atas diperlihatkan polaritas pada DIAC.

TRIAC

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d1/Triac.svg/220px-Triac.svg.png
Simbol Skematik TRIAC
TRIAC, atau Triode for Alternating Current (Trioda untuk arus bolak-balik) adalah sebuah komponen elektronik yang kira-kira ekivalen dengan dua SCR yang disambungkan antiparalel dan kaki gerbangnya disambungkan bersama. Nama resmi untuk TRIAC adalah Bidirectional Triode Thyristor. Ini menunjukkan sakelar dwiarah yang dapat mengalirkan arus listrik ke kedua arah ketika dipicu (dihidupkan). Ini dapat disulut baik dengan tegangan positif ataupun negatif pada elektrode gerbang. Sekali disulut, komponen ini akan terus menghantar hingga arus yang mengalir lebih rendah dari arus genggamnya, misal pada akhir paruh siklus dari arus bolak-balik. Hal tersebut membuat TRIAC sangat cocok untuk mengendalikan kalang AC, memungkinkan pengendalian arus yang sangat tinggi dengan arus kendali yang sangat rendah. Sebagai tambahan, memberikan pulsa sulut pada titik tertentu dalam siklus AC memungkinkan pengendalian persentase arus yang mengalir melalui TRIAC (pengendalian fase).

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/32/Trix.svg/220px-Trix.svg.png

Konstuksi Simbol TRIAC
Low-Current TRIAC dapat mengontak hingga kuat arus 1 ampere dan mempunyai maksimal tegangan sampai beberapa ratus volt. Medium-Current TRIACS dapat mengontak sampai kuat arus 40 ampere dan mempunyai maksimal tegangan hingga 1.000 volt.

1 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Popular Posts

Blogger news

Software Pendukung Elektronika

Berikut beberapa software pendukung yang sering digunakan dalam dunia elektonika...

1. EAGLE

Eagle merupakan software keluaran CADSOFT yang dimana merupakan akronim dari Easily Applicable Graphical Layout Editor. Eagle digunakan untuk merancang skematik rangkaian dan merancang lay out PCB. Kita dapat secara langsung mengkonversi rangkaian elektronika yang kita buat ke rancangan lay out PCB. sehingga pembuatan jalur pada PCB akan sangat mudah dan menyenangkan.

Download CADSOFT EAGLE

2. Proteus
Adalah software keluaran dari Labcenter Electronics yang biasanya digunakan untuk merangkai , mensimulasikan, dan membuat lay out PCB dari suatu rancangan rangkaian elektronika. Menurut saya software ini lebih unggul untuk bagian simulasi, dikarenakan hasil simulasi memiliki tingkat keakuratan yang lumayan baik dengan hasil perancangan yang sebenarnya. Selain itu, proteus memiliki tampilan yang sederhana sehingga sangatlah mudah untuk digunakan.


Download Proteus Professional Demo (situs Labcenter Electronics)

3. Bascom AVR

MCS electronics adalah developer dari software ini. Bascom AVR merupakan software compiler untuk program mikrokontroler AVR. Bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa basic. Dalam Bascom AVR sudah terdapat beberapa aplikasi pendukung yang sudah terintegrasi, diantaranya adalah terminal emulator (semacam Hyper Terminal), ISP programer (Download program ke mikrokontroler), dll.

Download Bascom AVR (Situs MCS Electronics)

4. Code Vision AVR (CV AVR)

Seperti halnya Bascom, CV AVR juga merupakan sebuah software compiler. Hanya saja bahasa pemrograman yang dipakai berbeda. Untuk CV AVR bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa C. CV AVR menyediakan banyak library untuk memepermudah pemrograman mikrokontroler.


Download CodeVision AVR (Situs HP Info Tech)

Diberdayakan oleh Blogger.

About

 

Followers

 

Blogroll

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger