Minggu, 09 Februari 2014

PIRANTI ELEKTRONIKA

Pendahuluan
A.          Latar Belakang
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari tentang komponen-komponen listrik yang biasanya digunakan untuk mengontrol aliran atau partikel bermuatan listrik di dalam suatu rangkaian atau dalam suatu alat.
Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya dalah bagian dari Teknik Elektro, Teknik Komputer dan Instrumentasi. Peralatan yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik.
B.          Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini antara lain :
1.             Untuk memenuhi tugas Piranti Elektronika.
2.             Sarat untuk mendapatkan nilai tambah.
3.             Sebagai bentuk referensi untuk persentasi.
C.          Manfaat
Adapun manfaat dari penyusunan makalah ini adalah untuk :
1.             Menambah wawasan dan pengetahuan.


Pembahasan
A.          Sejarah Piranti Photonik
Pada awal abad ke-19 tepatnya pada tahun 1905, Albert Einstein membuat hipotesis yang besar yang dapat di buktikan secara eksperimen. Dalam hipotesisnya dia menyatakan bahwa cahaya dapat berprilaku sebagaimana bila energinya dikonsentrasikan dalam bundle deskrit yang disebutnya dengan quanta cahaya. Sekarang kita sebut bundle deskrit tersebut sebagai photon.
B.          Energi Photon dan Struktur Atom
Pada tahun 1905, Albert Einstein mengemukakan pendapatnya bahwa besarnya energi dari suatu photon adalah
E = h v
E : Energi.
v:Frekuensi Cahaya.
h : Konstanta Planck.

1.       Spektrum Elektromagnetik
Spektrum untuk daerah optis ditampilkan dengan skala yang diperbesar, dimana daerah cahaya yang dapat dideteksi oleh mata manusia berada hanya pada daerah dengan panjang gelombang sekitar 0,4 µm hingga 0,7 µm. Daerah ultraviolet berada pada panjang gelombang 0,01 µm hingga 1000 µm.
Untuk menggkonversi panjang gelombang ke energi photon, dapat kita pergunakan hubungan
λ = c/v = hc/h= 1,24/E (eV/)µm
c = Kecepatan Hampa.
v : Frekuensi Cahaya.
2.       Model Atom Hidrogen Bohr
Pada tahun 1913 Niel Bohr mengusulkan model untuk atom hidrogen. Dia mengasumsikan bahwa atom hidrogen dapat mengemisi dan mengabsorpsi radiasi hanya ketika atom berubah dari salah satu kondisi stasionernya kekondisi yang lain. Energi photon yang diemisikan sama dengan perbedaan energi antara dua keadaan tersebut. Jadi, jika suatu atom dan kemudian suatu elektron dalam suatu kondisi akhir dengan energy EF1 maka energy dari photon yang diemisikan adalah
hvIF =EIEF
Dimana hubungan ini dikenal dengan kondisi frekuensi bohr. Postulasi ini mengikat dua ide, yaitu ide tentang hipotesa photon dan kuantisasi energi dengan ide tentang konservasi energi.
Bohr menemukan bahwa energi atom hidrogen ( atau elektron dalam suatu atom ) dalam keadaan stasioner adalah
E = -13,6/n2 (eV)
n = 1,2,3,…,
C.          Transisi Radiative
Pada dasarnya terdapat tiga proses yang berkaitan  dengan interaksi antara photon dan penyebab kejadian (matter) pengabsorpsian,emisi spontan dan emisi distimulasi.
1.       Absorpsi
Suatu atom pada awalnya berada pada keadaan dengan energy yang lebih rendah E1. Kita asumsikan juga bahwa terdapat radiasi dengan spektrum yang kontinyu. Jika sebuah photon dengan energi
hv= E2-E1
berinteraksi dengan atom, maka photon akan habis dan atom akan berpindah kekeadaan energi yang lebih tinggi. Proses inilah yang di sebut Absorpsi.
2.       Emisi Spontan
Atom berada pada kondisi energi yang lebih tinggi dan tidak terdapat radiasi yang mengenainya. Setelah beberapa waktu, atom berpindah dari kondisi energi sekarang ke energi yang lebih rendah,disertai emisi photon dengan di pengaruhi oleh trigger dari luar, cahaya dari glowing filament di dalam suatu light blub yang biasa di bangkitkan dengan cara ini. Dalam keadaan normal mean spontan kira-kira sebesar 10-8 s. walaupun demikian terdapat pada beberapa keadaan dimana mean life time jauh lebih panjang, mungkin hingga 10-3 s. keadaan ini disebut keadaan metastabil yang mana memainkan peran yang esensial dalam operasi laser.

3.       Emisi Terstimulasi
Atom berada pada keadaan dimana memiliki energi yang lebih tinggi, terdapat radiasi dengan spektrum kontinyu. Seperti halnya proses absorpsi, sebuah photon yang memiliki energi berinteraksi dengan atom. Hasilnya, atom berpindah kekondisi yang lebih rendah dan sekarang terdapat dua buah photon, dimana sebelumnya hanya terdapat sebuah photon. Photon yang diemisikan da;am berbagai cara identik dengan pen-trigger-an atau pen-stimulasi-an photon. Kedua photon ini memiliki energi, arah, phase dan polarisasi yang sama.
D.          Absorpsi Optik
Dalam Atom-atom berpindah level energinya dalam kaitannya dengan proses photonik. Transisi energi dapat dijelaskan dengan lebih tepat sebagai transisi energy dalam suatu elektron di dalam atom. Bila semikonduktor mendapat cahaya, photon akan diabsorpsi untuk membentuk pasangan elektron-hole.




















Bab III
Penutup
A.          Kesimpulan
Bahwa piranti photonikini merupakan sebuah piranti yang memegang perananan yang begitu menentukan, dimana piranti ini dapat mengkonversi energi listrik menjadi sebuah radiasi optis - LED dan DIODE LASER, dapat mendeteksi sinyal optis melalui proses elektronis - PHOTODETEKTOR, dan juga dapat mengkonversi radiasi optis menjadi sebuah energi listrik pada piranti PHOTOVILTAIK atau SOLAR SEL.
Piranti Photonik ini berawal dari sebuah experimen yang di lakukan oleh Albert Einstein pada abad ke-19 tepatnya pada tahun 1905. Bahwa menurut dia sebuah cahaya itu dapat berprilaku sebagaimana bila dikonsentrasikan dalam sebuah bundle deskrit yang disebutnya sebagai quonta cahaya, dan kita sebut PHOTON.
B.          Kata Penutup
Dalam Penulisan makalah ini penyusunmenyadaribahwa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penyusun. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penyusun harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Akhir kata, semoga dengan kehadiran makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penyusun khususnya dan bagi pembaca dan pendengar pada umunya.











Daftar Pustaka
v   Piranti Elektronika (Book)

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Popular Posts

Blogger news

Software Pendukung Elektronika

Berikut beberapa software pendukung yang sering digunakan dalam dunia elektonika...

1. EAGLE

Eagle merupakan software keluaran CADSOFT yang dimana merupakan akronim dari Easily Applicable Graphical Layout Editor. Eagle digunakan untuk merancang skematik rangkaian dan merancang lay out PCB. Kita dapat secara langsung mengkonversi rangkaian elektronika yang kita buat ke rancangan lay out PCB. sehingga pembuatan jalur pada PCB akan sangat mudah dan menyenangkan.

Download CADSOFT EAGLE

2. Proteus
Adalah software keluaran dari Labcenter Electronics yang biasanya digunakan untuk merangkai , mensimulasikan, dan membuat lay out PCB dari suatu rancangan rangkaian elektronika. Menurut saya software ini lebih unggul untuk bagian simulasi, dikarenakan hasil simulasi memiliki tingkat keakuratan yang lumayan baik dengan hasil perancangan yang sebenarnya. Selain itu, proteus memiliki tampilan yang sederhana sehingga sangatlah mudah untuk digunakan.


Download Proteus Professional Demo (situs Labcenter Electronics)

3. Bascom AVR

MCS electronics adalah developer dari software ini. Bascom AVR merupakan software compiler untuk program mikrokontroler AVR. Bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa basic. Dalam Bascom AVR sudah terdapat beberapa aplikasi pendukung yang sudah terintegrasi, diantaranya adalah terminal emulator (semacam Hyper Terminal), ISP programer (Download program ke mikrokontroler), dll.

Download Bascom AVR (Situs MCS Electronics)

4. Code Vision AVR (CV AVR)

Seperti halnya Bascom, CV AVR juga merupakan sebuah software compiler. Hanya saja bahasa pemrograman yang dipakai berbeda. Untuk CV AVR bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa C. CV AVR menyediakan banyak library untuk memepermudah pemrograman mikrokontroler.


Download CodeVision AVR (Situs HP Info Tech)

Diberdayakan oleh Blogger.

About

 

Followers

 

Blogroll

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger