Minggu, 09 Februari 2014

SIMBOL- SIMBOL ELEKTRONIKA


Simbol Elektronika:


SIMBOL
NAMA KOMPONEN
KETERANGAN
Simbol Sambungan

Kabel/ Wire Listrik
Kabel penghubung (konduktor)

Koneksi kabel
Terhubung

Kabel tidak koneksi
Terputus (tidak terhubung)
Simbol Saklar (Switch) dan Simbol Relay

Toggle Switch SPST
Terputus dalam kondisi open

Toggle Switch SPDT
Memilih dua terminal koneksi

Saklar Push-Button (NO)
Terhubung ketika ditekan

Saklar Push-Button (NC)
Terputus ketika ditekan

DIP Switch
Multiswitch(Saklar banyak)

Relay SPST
Koneksi (Open dan Close) digerakan oleh elektromagnetik.

Relay SPDT

Jumper
Koneksi dengan pemasangan jumper

Solder Bridge
Koneksi dengan cara disolder
Simbol Ground

Earth Ground
Referensi 0 sebuah sumber listrik

Chassis Ground
Ground yang dihubungkan pada body sebuah rangkaian listrik

Common/ Digital Ground

Simbol Resistor

Resistor
Resistor berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik

Resistor

Potensio Meter
Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 3 titik terminal dapat diatur

Potensio Meter

Variable Resistor
Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 2 titik terminal dapat diatur

Variable Resistor
Simbol Condensator (Kapasitor)

Condensator Bipolar
Berfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara waktu

Condensator Nonpolar

Condensator Bipolar
Electrolytic Condensator (ELCO)

Kapasitor berpolar
Electrolytic Condensator (ELCO)

Kapasitor Variable
Condensator yang nilai kapasitansinya dapat diatur
Simbol Kumparan (Induktor)

Induktor, lilitan, kumparan, spul, coil
Dapat menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik

Induktor dengan inti besi
Kumparan dengan inti besi seperi pada trafo

Variable Induktor
Lilitan yang nilai induktansinya dapat diatur
Simbol Power Supply

Sumber tegangan DC
Menghasilkan tegangan searah tetap (konstan)

Sumber Arus
Menghasilkan sumber arus tetap

Sumber tegangan AC
Sumber teganga bolak-balik seperti dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)

Generator
Penghasil tegangan listrik bolah-balik seperti pembangkit listrik di PLN (Perusahaan Listrik Negara)

Battery
Menghasilkan tegangan searah tetap

Battery lebih dari satu Cell
Menghasilkan tegagan searah tetap

Sumber tegangan yang dapat diatur
Sumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lain

Sumber arus yang dapat diatur
Sumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Meter (Alat Ukur)

Volt Meter
Mengukur tegangan listrik dengan satuan Volt

Ampere Meter
Mengukur arus listrik dengan satuan Ampere

Ohm Meter
Mengukur resistansi dengan satuan Ohm

Watt Metter
Mengukur daya listrik dengan satuan Watt
Simbol Lampu

Lampu
Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik

Lampu

Lampu
Simbol Dioda

Dioda
Berfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward bias)

Dioda Zener
Penyetabil Tegangan DC (Searah)

Dioda Schottky
Dioda dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika

Dioda Varactor
Gabungan Dioda dan Kapasitor

Dioda Tunnel
Dioda Tunnel

LED (Light Emitting Diode)
Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah

Photo Dioda
Menhasilkan arus listrik ketika mendapat cahaya
Simbol Transistor

Transitor Bipolar NPN
Arus listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif

Transistor Bipolar PNP
Arus listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif

Transitor Darlington
Gabungan dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan

Transistor JFET-N
Field Effect Transistor kanal N

Transistor JFET-P
Field Effect Transistor kanal P

Transistor NMOS
Transistor MOSFET kanal N

Transistor PMOS
Transistor MOSFET kanal P
Simbol Komponen Lain

Motor
Motor Listrik

Trafo, Transformer, Transformator
Penurun dan penaik tegangan AC (Bolak Balik)

Bel Listrik
Berbunyi ketika dialiri arus listrik

Buzzer
Penghasil suara buzz saat dialiri arus listrik

Fuse, Sikring
Pengaman. Akan putus ketika melebihi kapasitas arus

Fuse, Sikring

Bus
Terdiri dari banyak jalur data atau jalur address

Bus

Bus

Opto Coupler
Sebagi isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya

Speaker
Mengubah signal listrik menjadi suara

Mic, Microphone
Mengubah signal suara menjadi arus listrik

Op-Amp, Operational Amplifier
Penguat signal input

Schmitt Trigger
Dapat mengurangi noise

ADC, Analog to Digital
Mengubah signal analog menjadi data digital

DAC, Digital to Analog
Mengubah data digital menjadi signal analog

Crystal, Ocsilator
Penghasil pulsa
Simbol Antenna

Antenna
Pemancar dan penerima signa radio

Antenna

Dipole Antenna
Gabungan dari simple Antenna
Simbol Gerbang Logika (Digital)
NOT Gate
Output akan merupakan kebalikan input

AND Gate
Output akan 0 jika salah satu input 0

NAND Gate
Output akan 1 jika salah satu input 0

OR Gate
Output akan 1 jika salah satu input 1

NOR Gate
Output akan0 jika salah satu input 1

EX-OR Gate
Output akan 0 jika input sama

D-Flip-Flop
Dapat berfungsi sebagai penyimpad data

Multiplexer 2 to 1
Menyeleksi salah satu data input yang akan dikirim ke output

Multiplexer 4 to 1

D-Multiplexer 1 to 4
Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah satu output

1 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Popular Posts

Blogger news

Software Pendukung Elektronika

Berikut beberapa software pendukung yang sering digunakan dalam dunia elektonika...

1. EAGLE

Eagle merupakan software keluaran CADSOFT yang dimana merupakan akronim dari Easily Applicable Graphical Layout Editor. Eagle digunakan untuk merancang skematik rangkaian dan merancang lay out PCB. Kita dapat secara langsung mengkonversi rangkaian elektronika yang kita buat ke rancangan lay out PCB. sehingga pembuatan jalur pada PCB akan sangat mudah dan menyenangkan.

Download CADSOFT EAGLE

2. Proteus
Adalah software keluaran dari Labcenter Electronics yang biasanya digunakan untuk merangkai , mensimulasikan, dan membuat lay out PCB dari suatu rancangan rangkaian elektronika. Menurut saya software ini lebih unggul untuk bagian simulasi, dikarenakan hasil simulasi memiliki tingkat keakuratan yang lumayan baik dengan hasil perancangan yang sebenarnya. Selain itu, proteus memiliki tampilan yang sederhana sehingga sangatlah mudah untuk digunakan.


Download Proteus Professional Demo (situs Labcenter Electronics)

3. Bascom AVR

MCS electronics adalah developer dari software ini. Bascom AVR merupakan software compiler untuk program mikrokontroler AVR. Bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa basic. Dalam Bascom AVR sudah terdapat beberapa aplikasi pendukung yang sudah terintegrasi, diantaranya adalah terminal emulator (semacam Hyper Terminal), ISP programer (Download program ke mikrokontroler), dll.

Download Bascom AVR (Situs MCS Electronics)

4. Code Vision AVR (CV AVR)

Seperti halnya Bascom, CV AVR juga merupakan sebuah software compiler. Hanya saja bahasa pemrograman yang dipakai berbeda. Untuk CV AVR bahasa pemrograman yang digunakan ialah bahasa C. CV AVR menyediakan banyak library untuk memepermudah pemrograman mikrokontroler.


Download CodeVision AVR (Situs HP Info Tech)

Diberdayakan oleh Blogger.

About

 

Followers

 

Blogroll

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger